Dari sembilan kali transaksi pelacuran Vanessa Angel dengan pemilik pekerja seks komersial, dua di antaranya berlaku di Singapura. Hal tersebut terungkap dari data forensik yang dilakukan oleh penyelidik Polda Jawa Timur yang mengungkap kes pelacuran online yang melibatkan nama Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila tersebut.

Untuk tempahan lelaki dari Singapura, Vanessa berhubungan dengan enam muncikari atau ‘Mak Ayam’ yang selama ini jadi perantaranya.

IKLAN

Data yang dibuktikan oleh Polda Jatim ini adalah hasil dari rakaman jejak digital yang disinkronisasi dengan perbualan Vanessa dengan ‘Mak Ayam’ . Dari data tersebut, mendapati Vanessa mendapatkan tempahan dari Singapura. Meskipun mendapat pelanggan di luar negara, namun ‘Mak Ayam’ tersebut tidak menaikkan harga Vanessa. Tarif untuk melayani lelaki hidung belang di Singapura sama dengan di Indonesia.

Dari data yang dimiliki oleh Polda Jawa Timur, terungkap bahawa Vanessa dua kali menerima tempahan dari Singapura. Ada dua lelaki berbeza yang menggunakan perkhidmatan Vanessa di sana.

Selain itu Vanessa juga diketahui melakukan transaksi pelacuran di Jakarta sebanyak enam kali. Dan satu kali melayani pelanggan di Surabaya, yang kemudian ditangkap polis.

Siasatan awal mendapati Vanessa mengenakan bayaran 80 juta rupiah (RM23,178).